PENCARI JATI DIRI MAHASISWA (1)
By : M.W.A
Apakah Mahasiswa itu ? Bagaimana Menjadi Mahasiswa seutuhnya ? mungkin banyak diantara kita hanya tahu nama MAHASISWA namun belum mendalami peranannya di balik nama tersebut. Banyak sekali teori-teori dan juga pemahaman mengenai nama tersebut, salah satu yang tak asing di dengar yaitu kata MAHASISWA sebagai agen of change. Mahasiswa baru sedang mencari marwahnya, mereka diajak kesana kemari, di iming iming, bahkan bisa jadi diajak mengikuti golongan para pendahulunya. Namun ia belum tau jati diri mereka penyandang gelar MAHASISWA itu seperti apa. Yang akademik fokus terhadap IPK, yang dekat dengan senior diajak berorganisasi dengan tuntunan A-Z. Yang sebetulnya dibutuhkan yaitu paham mengenai kondisi sosial di negeri ini, kondisi rakyat saat ini, karena mahasiswa ada karena mewakili elemen masyarakat tidak salah memang kampus adalah miniatur sebuah negara.
Hukum sangat kuat di kalangan menengah ke bawah, namun sangat loyo dan tak berdaya di hadapan para konglomerat pemegang kendali keuangan, kasus besar di abaikan dan kasus kecil diurus sampai tuntas ? apakah itu sebuah keadilan ?
Pemerintah menyerukan kemakmuran namun keadilan saja belum di tegakkan, bagaimana bangsa ini bisa makmur ? sedangkan 3 pilar bangsa dan juga dasar Negara banyak menggaris bawahi mengenai KEADILAN. Kalau para oknum Hukum dan Pemerintahan saja tidak menyongsong perubahan harus siapa lagi yang bertindak ?
Disinilah peran Mahasiswa yang di tunggu-tunggu oleh masyarakat, sebagai agen of change ( agen perubahan ) harus adanya penghubung antara kebijakan pemerintah dan juga kebutuhan Rakyat, di sini Mahasiswa harus bisa menjadi jembatan antara dua kubu tersebut. Perdamaian di bumingkan namun tindakan di matikan, salah satu serangan inilah yang membuat bangsa ini kocar kacir bak kacang hijau yang tumpah dari nampahnya.
Pergerakan nyata Mahasiswa telah dimatikan oleh system yang berlaku di masing-masing pendidikan tinggi, dengan ancaman sebuah nilai kongkrit di sebuah kertas sakti yang disebut ijazah. Mahasiswa sekarang takut dengan serangan tersebut, dengan tuntutan orang tua yang menginginkan anaknya lulus dengan cepat. Dimana kita bisa bersuara menegakkan keadilan ? kaum berduitpun memainkan jalan yang tak mestinya dijalankan, literasi mahasiswa pun kian sulit di pratekkan, kesadaran akan menulis dan membaca kian menurun, di tambah lagi efek globalisasi dan kemajuan IPTEK yang begitu cepat ? kami belum siap menjadi mahasiswa yang di agung-agungkan oleh cita-cita para pejuang duu.
Oleh karena itu marilah para pejuang pemikir, satukan tekad dan juga tujuan, budaya mahasiswa harus dilestarikan, serukan hak dan kewajiban kita sebagai mahasiswa, dimana tanpa adanya sebuah tuntutan yang membuat aspirasi kita pecah dari satu tujuan, tindakan pun harus di ciptakan agar adanya solusi yang membangun tanpa menjatuhkan. Songsong perubahan demi sebuah keadilan..
Hidup MAHASISWA !!!
Kamis, 23 Agustus 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PENCARI JATI DIRI MAHASISWA (1) By : M.W.A Apakah Mahasiswa itu ? Bagaimana Menjadi Mahasiswa seutuhnya ? mungkin banyak diantara kita ha...
-
Ketika kita mengkaji sejarah pergerakan nasional Indonesia, tentu tidak dapat dilepaskan dari organisasi-organisasi yang muncul pada masa p...
-
KEMANA ARAH BEM UNESA SAAT INI ? M.wahyu Ariyanto Di auditorium g2 fakultas ekonomi Unesa tepatnya pada tanggal 23 Mei 2018 ada sebu...
-
Refleksi Pendidikan di Bumi Pertiwi @padosilmu Selamat hari Pendidikan Nasional, di tanggal 2 mei 2018 banyak yang menulis stat...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar